Prabowo dan Trump Teken Tarif Dagang usai Agenda Board of Peace



loading…

Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers usai KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh yang digelar di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10/2025). FOTO/BPMI Setpres

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan meneken perjanjian tarif dagang dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, D.C. pada Kamis, 19 Februari 2026.

“Rencana kalau sesuai jadwal di tanggal 19 (Februari),” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Misi Dagang Prabowo ke AS: CPO, Kopi, dan Kakao Jadi Andalan

Prasetyo menjelaskan, agenda utama Presiden Prabowo di AS adalah menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Setelah agenda tersebut, akan ada penandatanganan kerja sama tarif dagang antara kedua negara.

“Agenda Bapak Presiden yang pertama adalah menghadiri undangan mengenai meeting BOP ya, Board of Peace. Kemudian juga atas koordinasi kedua negara, salah satu tambahan agendanya adalah insyaAllah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan Pemerintah Amerika Serikat,” ujarnya.

Ia memastikan, penandatanganan tersebut direncanakan berlangsung pada hari yang sama setelah agenda BoP selesai. “Ya, setelah BoP baru kemudian akan ada rencana tanda tangan kerja sama tarif,” jelasnya.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *