Poh Group Dorong Investasi Berkelanjutan Techno9 Indonesia di Sektor Tambang



loading…

Dukungan ini akan direalisasikan melalui integrasi aset tambang yang berlokasi di Mongolia ke dalam portofolio NINE melalui mekanisme PMHMETD atau rights issue. Foto/Dok

JAKARTA – PT Techno9 Indonesia Tbk (IDX:NINE) mengumumkan langkah strategis perusahaan yang mendapat dukungan penuh dari pemegang saham mayoritas, Poh Group asal Singapura. Dukungan ini akan direalisasikan melalui integrasi aset tambang yang berlokasi di Mongolia ke dalam portofolio NINE melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue .

Aksi korporasi ini menandai babak baru transformasi bisnis NINE menjadi pemain di sektor pertambangan , baik di Indonesia maupun kawasan regional. Ekspansi bisnis ini merupakan tindak lanjut strategis sesuai peta jalan Poh Group sebagai pemegang saham mayoritas perseroan.

Direktur Utama PT Techno9 Indonesia Tbk, Nuzwan Gufron mengatakan, opsi pembelian aset tambang di Mongolia milik Poh Golden Ger Resources Pte Ltd (PGGR) akan berdampak positif terhadap pemegang saham perseroan.

“Integrasi aset-aset Mongolia ke dalam Techno9 Indonesia ini berpotensi memiliki dampak positif bagi para pemegang saham NINE, khususnya apabila opsi pembelian aset pertambangan PGGR di Mongolia dilaksanakan. Hal ini membuka jalur yang lebih terstruktur untuk monetisasi aset dan memperkuat keterlibatan Techno9 Indonesia di masa depan dalam proyek-proyek pertambangan,” ungkap Nuzwan Gufron.

Baca Juga: Praktik Bisnis Berkelanjutan Merambah ke Perusahaan Tambang Nikel



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *