PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping



loading…

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai pembangunan Pipa Gas Bumi Ruas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pulau Pemping, Kepulauan Riau, Selasa (10/2). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia(PLN EPI) resmi memulai pembangunanPipa Gas Bumi Ruas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pulau Pemping, Kepulauan Riau, Selasa (10/2). Proyek strategis ini bertujuan memperkuat keandalan pasokan gas bumi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik di wilayah Batam dan sekitarnya.

Pembangunan pipa gas WNTS–Pemping menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi terutama sektor kelistrikan, sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan industri dan ekonomi strategis nasional yang membutuhkan suplai energi andal, efisien, dan berkelanjutan. Proyek ini meliputi pembangunan pipa gasoffshore sepanjang 3,2 km danonshoresepanjang 1,3 km, serta pembangunan fasilitas penerima dan pengukuran gas (Onshore Receiving Facility/ORF) di Pulau Pemping. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memastikan penyaluran gas bumi berjalan aman, stabil, dan berkesinambungan.

Baca Juga: PLN EPI dan Timas Suplindo Teken LoI Bangun Pipa Gas West Natuna

Dalam acaragroundbreaking, KepalaSKK MigasDjoko Siswanto menegaskan bahwa hal ini merupakan tindak lanjut nyata dari telah tercapainya Tie-in Agreement (TIA) antara PLN EPI dengan operator West Natuna Group. Project ini, tegas dia, memiliki arti strategis dalam memperkuat pemanfaatan gas bumi domestik, khususnya penyaluran gas dari Natuna ke wilayah Batam.

“Dengan dibangunnya pipa gas ini, pemanfaatan gas Natuna untuk kebutuhan dalam negeri dapat semakin optimal, terutama untuk mendukung penyediaan energi dan kelistrikan di Kepulauan Riau. Alhamdulillah, kita berhasil mengatasi salah satu isu utama terkait unlimited liabilities_yang diubah menjadi limited liabilities. SKK Migas juga mendorong KKKS di wilayah Natuna untuk bersama-sama menanggung premi asuransi bersama PLN EPI sehingga pembangunan pipa dapat terwujud segera,” ujar Djoko dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Sementara, Wali Kota BatamAmsakar Achmadmenilai kehadiran pipa gas WNTS–Pemping akan menjadi motor penggerak pertumbuhan kelistrikan dengan tumbuhnya data center, industri dan investasi di Batam dan sekitarnya, sekaligus mempertegas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *