PLN EPI Dorong Generasi Muda Bersiap Hadapi Transisi Energi



loading…

Rakhmad Dewanto, Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia dalam forum bertajuk Responding to Challenges: Building Young Leaders for Indonesia’s Future. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto menegaskan pentingnya generasi muda mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar di sektor energi, terutama dalam transisi menuju energi bersih sekaligus menjaga ketahanan energi nasional. Hal itu disampaikan Rakhmad dalam sebuah forum bertajuk “Responding to Challenges: Building Young Leaders for Indonesia’s Future” di Jakarta, belum lama ini.

“Ke depan kita memang menuju energi baru terbarukan. Namun peralihan ini membutuhkan proses. Energi fosil tetap dibutuhkan dan akan berkurang secara bertahap,” ujar Rakhmad dalam keterangannya, Kamis (18/9).

Baca Juga: Gas Jadi Pilar Transisi Energi dan Keandalan Listrik Nasional

Rakhmad menjelaskan bahwa dinamika energi global saat ini menuntut setiap negara untuk tidak hanya fokus pada isu perubahan iklim atau energy sustainability, tetapi juga memperkuat ketahanan energi atau energy security. “Sekarang semua negara berlomba-lomba mengamankan pasokan energinya masing-masing. Kemandirian energi yang sering digaungkan Presiden kita bukan sekadar jargon, melainkan sebuah realita,” tegasnya.

Menurut Rakhmad secara global permintaan minyak diperkirakan akan mencapai puncak pada akhir di 2030, sementara batu bara sudah mulai menurun. Namun, di Indonesia batu bara relatif masih stabil karena kebutuhan energi yang terus meningkat dan optimasi biaya pokok pembangkitan dari sisi energy affordability atau daya beli masyarakat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *