Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman selama Ramadan-Idulfitri



loading…

Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman serta siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman serta siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Berbagai langkah antisipasi telah dilakukan untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut.

“Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder terkait mulai dari pemerintah melalui kementerian terkait, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha, hingga memastikan sistem monitoring distribusi berjalan optimal,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun dalam keterangan pers, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Usung Empat Pilar pada Layanan Ramadan & Idulfitri 2026

Sebagai langkah konkret, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penumpukan stok (build up stock) serta memastikan kesiapan seluruh sarana dan fasilitas distribusi. Upaya ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur di seluruh wilayah operasional.

Perusahaan juga menerapkan pola distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) melalui monitoring intensif dan mitigasi berkelanjutan. Dengan pola ini, ketahanan pasokan energi dapat dijaga dalam berbagai kondisi, termasuk saat menghadapi potensi gangguan distribusi.

Untuk mendukung pengawasan distribusi secara lebih akurat dan cepat, Pertamina Patra Niaga memanfaatkan sistem digitalisasi seperti Pertamina Digital Hub. Teknologi ini memungkinkan pemantauan penyaluran energi secara real-time dari sisi hulu hingga hilir, sehingga respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan lebih cepat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *