
loading…
MT Spyros yang membawa 1 juta barel minyak mentah terkoneksi dengan Single Point Mooring (SPM) Kilang Cilacap untuk persiapan bongkar muat. FOTO/dok.SindoNews
“Bersandarnya kapal yang telah mengarungi samudera sebulan lebih ini menjadi harapan untuk visi ketahanan energi nasional. Ini merupakan bukti nyata Pertamina dalam mewujudkan amanah Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dalam keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair
Minyak mentah tersebut berasal dari Wilayah Kerja Migas yang dikelola Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP), anak usaha Subholding Upstream Pertamina, yang beroperasi di Aljazair.
Pengapalan ini menjadi tonggak penting operasional Pertamina di Afrika Utara, sekaligus menandai keberlanjutan produksi setelah perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Produksi Blok 405A yang menjamin kelangsungan operasi hingga 25 tahun ke depan.