
loading…
PLN Energi Gas meresmikan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG di Tarakan, Kalimantan Utara. FOTO/dok.SindoNews
Direktur Utama PLN Energi Primer IndonesiaRakhmad Dewanto menegaskan, proyek ini merupakan bagian dari program gasifikasi untuk menurunkanBiaya Pokok Penyediaan (BPP)listrik, sekaligus meningkatkan ketahanan energi mengingat BBM yang sebagian bersumber dari impor. Selain itu, penggunaan LNG juga akan mengurangi sepertiga emisi karbon dibandingkan BBM dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE).
Rakhmad mengatakan, keberhasilan proyek Tarakan tidak lepas dari dukungan produsen LNG Kayan LNG Nusantara, pemerintah daerah provinsi maupun kota dan sinergi antar instansi.
“Koordinasi antara PLN EPI, PLN Energi Gas, Kayan LNG Nusantara dan Pemerintah Daerah berjalan intensif. Proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan. Saat ini Mini Regas Tarakan menjadi pioneer konversi BBM ke gas yang akan dikembangkan di wilayah lainnya,” ungkapnya melalui keterangan pers, Jumat (30/10/2025).
Baca Juga: Tumbuh 107%, PLN EPI Raih Laba Rp2,24 Triliun Sepanjang 2024