Penyandang Disabilitas Diberdayakan Melalui Digitalisasi Ekonomi Kreatif



loading…

Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) memberdayakan penyandang disabilitas di Desa Toapaya, Kabupaten Bintan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) berhasil memberdayakan penyandang disabilitas di Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, melalui program digitalisasi ekonomi kreatif. Kegiatan yang berlangsung selama Oktober 2025 ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan inklusivitas ekonomi kelompok rentan tersebut.

Program bertajuk “Sinergi Asta Cita” ini diselenggarakan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Rangkaian workshop intensif menggabungkan pelatihan keterampilan lokal dengan materi literasi digital yang disampaikan para dosen pakar UMRAH.

Ketua Tim Pengmas UMRAH, Ferdi Cahyadi, menjelaskan inisiatif ini didorong kebutuhan mendesak mewujudkan pembangunan inklusif. “Metode yang digunakan berfokus pada pelatihan ganda: asimilasi keterampilan lokal berupa workshop pembuatan miniatur rumah kelong dan sampan khas daerah kepulauan dengan narasumber seorang penggiat disabilitas yaitu bapak Hamsyah dan dilengkapi dengan peningkatan literasi digital, mencakup aspek kewirausahaan dan strategi bisnis digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/11/2025).

Baca Juga: Lebih dari Seribu Inovasi Lahir di SOBAT Competition 2025

Pelaksanaan kegiatan dirancang dengan pendekatan fleksibel. Sesi pertama pada 12 Oktober berfokus penguatan kapasitas manajerial dan literasi teknologi di Balai Desa Toapaya. Sesi kedua pada 18-19 Oktober berlangsung di kediaman Hamsyah, menyajikan pelatihan keterampilan pembuatan miniatur rumah kelong dan sampan dalam nuansa santai.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *