
loading…
Putri Wulandari, seorang Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat. FOTO/dok.SindoNews
“Sebagian penghasilan ditabung untuk sekolah anak-anak. Sejak menjadi Juragan, saya dapat mulai menabung. Ini tentu awal yang baik untuk saya menata dan menatap masa depan,” ujar Putri menceritakan perkembangan usahanya.
Baca Juga: Ekspansi Global, Bukalapak Perkuat Ekosistem Gaming lewat Joytify
Perjalanan kemandirian ekonomi ini dimulai pada 2018 setelah Putri memilih berhenti bekerja demi mengasuh buah hatinya. Dengan modal awal hanya Rp300.000, ia memberanikan diri membuka warung sederhana yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan kopi untuk melayani tetangga di sekitar kediamannya.
Guna mengakselerasi usahanya, Putri mengambil langkah strategis dengan bertransformasi menjadi Mitra Bukalapak. Meski sempat terkendala keterbatasan literasi teknologi dan saldo yang minim, kegigihannya mempelajari sistem transaksi digital yang aman serta strategi promosi efektif di ruang belajar mitra akhirnya membuahkan hasil signifikan. Kini, keuntungan dari warung digital tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan harian, tetapi juga mampu membiayai pendidikan kedua anaknya hingga jenjang sarjana dan dikonversi menjadi aset produktif berupa kendaraan bermotor.