
loading…
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro. Foto: Istimewa
“Setelah 20 hari, stok di storage itu akan bisa diisi lagi. Jadi sebenarnya ini kondisi baik-baik saja,” kata Komaidi saat menjadi salah satu pembicara pada Energy Iftar Forum 2026 yang diadakan Energy Hub di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Komaidi membandingkan dengan storage BBM di beberapa negara Asia Tenggara. Ia mencontohkan Vietnam hanya cukup untuk 15 hari, Laos memiliki storage dengan kapasitas 10 hari. Lalu negara tetangga lainnya, kata dia, seperti Australia memiliki storage BBM untuk 50 hari.
Baca Juga : Stok BBM Indonesia Cukup untuk 23 Hari, Bahlil: Nggak Perlu Panic Buying
Sebaliknya Jepang memiliki ketersediaan BBM hingga 254 hari karena Jepang dalam sejarahnya bukan negara penghasil BBM sehingga mengharuskan negara itu memiliki daya tampung BBM dengan volume besar.