
loading…
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (26/3/2026) sentuh level Rp16.904 per dolar AS. Foto/Dok
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Teheran, di mana para pejabat dilaporkan sedang meninjau proposal yang didukung AS yang bertujuan untuk menghentikan permusuhan.
“Meskipun Iran belum secara resmi menerima rencana tersebut, mereka belum menolaknya secara langsung, sehingga menimbulkan harapan yang hati-hati akan potensi jalan menuju de-eskalasi,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Diramal Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Wanti-wanti Krisis
Namun, ketidakpastian tetap tinggi, dengan Iran secara terbuka membantah negosiasi langsung dengan Washington dan menunjukkan bahwa perbedaan utama masih ada. Kurangnya kejelasan telah membuat para pedagang waspada, dengan pasar minyak lesu pada hari Kamis.
Harga minyak sangat fluktuatif dalam beberapa minggu terakhir karena konflik tersebut mengganggu aliran energi dari Teluk, wilayah yang penting bagi pasokan minyak mentah global. Minyak mentah Brent telah melonjak di atas USD119 per barel awal bulan ini karena kekhawatiran akan gangguan pasokan.