
loading…
Konflik Venezuela dengan Amerika Serikat (AS) dinilai belum memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mendorong kenaikan harga minyak dunia. Foto/Dok
Dalam konteks Venezuela, gangguan pasokan yang mungkin terjadi dinilai terlalu kecil dibandingkan kondisi pasar minyak global saat ini. Baca Juga: Dirjen Migas soal Imbas Kudeta AS ke Venezuela: Sumber Minyak Kita Bukan dari Sana!
“Produksi minyak Venezuela hanya sekitar 1 juta barel per hari, atau sekitar 1 persen dari produksi minyak dunia. Sementara itu, pasar minyak global masih mengalami surplus sekitar 3 juta barel per hari,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (6/1/2025).
Dengan kondisi tersebut, menurut Fabby, kalaupun nanti semisal konflik berujung pada pembatasan ekspor atau penurunan produksi minyak Venezuela, dampaknya terhadap harga minyak global akan sangat terbatas.
“Kalau pasokan turun 1 juta barel per hari tapi masih ada surplus 3 juta barel, secara teori harga tidak akan terdorong naik signifikan,” jelasnya.