Konflik Timur Tengah Meluas, Rusia Bidik 40% Pangsa Pasar Minyak India



loading…

Penutupan efektif Selat Hormuz menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah telah memicu gejolak operasional besar pada industri energi dan pelayaran global. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Penutupan efektif Selat Hormuz menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah telah memicu gejolak operasional besar pada industri energi dan pelayaran global. Di tengah gangguan distribusi dari Timur Tengah, Rusia menyatakan kesiapannya untuk mengalihkan pasokan minyak mentah ke India guna menjaga stabilitas pemenuhan energi di kawasan Asia Selatan tersebut.

Langkah strategis ini diperkirakan akan meningkatkan pangsa pasar minyak Rusia dalam total impor India secara signifikan dari kisaran 30% menjadi hingga 40%. Saat ini, jutaan barel minyak mentah Rusia dilaporkan telah berada di atas kapal yang mendekati perairan India dan siap didistribusikan dalam waktu dekat.

“Sekitar 9,5 juta barel minyak mentah Rusia saat ini berada di atas kapal di dekat perairan India dan dapat tiba dalam beberapa pekan,” demikian laporan Reuters yang dikutip di Jakarta, Rabu (4/3).

Baca Juga: Imbas Penutupan Selat Hormuz, Indonesia Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS

Selain pergeseran peta ekspor Rusia, raksasa energi Arab Saudi, Saudi Aramco, mulai mengalihkan ekspor minyak mentahnya ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk menghindari Selat Hormuz. Meski demikian, para analis mengingatkan adanya keterbatasan kapasitas pipa transmisi darat yang hanya mampu menampung sekitar 5 juta barel per hari, atau hanya separuh dari total produksi harian Arab Saudi.

Sektor pelayaran internasional turut merespons krisis dengan langkah drastis, di mana perusahaan besar seperti Maersk, Hapag-Lloyd, dan CMA CGM menangguhkan rute melalui Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb demi keselamatan awak kapal. Penghentian operasi ini memicu kenaikan tarif angkutan darurat yang mencapai 3.800 dolar AS per kontainer, serta lonjakan harga bahan bakar kapal ke level tertinggi sejak Oktober 2023.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *