
loading…
Memasuki paruh akhir 2025, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menunjukkan kemampuan menjaga kesinambungan pertumbuhan di tengah pasar yang kompetitif. Foto/Dok. SindoNews
Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, MDLA membukukan pendapatan Rp11,1 triliun, tumbuh 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat meningkat signifikan sebesar 16,3% menjadi Rp294 miliar, sementara gross profit naik 5,6% menjadi Rp1,07 triliun. Peningkatan margin kotor tersebut didorong oleh optimalisasi portofolio produk dan kontribusi positif dari berbagai prinsipal strategis. Baca juga:
Medela Potentia Resmi Melantai di Bursa, Himpun Dana Rp685 Miliar
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk Krestijanto Pandji mengatakan, kinerja ini menunjukkan efektivitas strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara berkesinambungan. “Kami terus memperkuat integrasi lintas entitas anak dan menjaga efisiensi operasional, sehingga pertumbuhan yang dicapai tetap berkualitas dan berkelanjutan,” katanya dalam siaran pers, Jumat (7/11/2025).
Pertumbuhan kuat juga datang dari berbagai inisiatif baru di lini bisnis utama perusahaan. Pada sektor manufaktur alat kesehatan, entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM) mencatat kinerja baik dengan capaian ekspor perdana ke Timor Leste dan Kamboja, yang menandai langkah penting menuju perluasan pasar regional.
Di sisi platform digital, performa positif terus berlanjut baik pada kanal B2B maupun B2C. Platform GPOS B2B mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 10% dengan peningkatan cakupan distribusi hingga 22%. Sementara GoApotik mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 31%, disertai kenaikan jumlah pelanggan 34% dan peningkatan transaksi 13%.