
loading…
Penjual cabai merapikan dagangannya di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis (2/1/2025). FOTO/Aldhi Chandra
Baca Juga: Jelang Ramadan 2026, Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 per Jiwa
Budi mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan dinas daerah, distributor, dan pemasok untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok. Berdasarkan laporan terbaru, tidak ditemukan kendala berarti dalam rantai pasok kebutuhan masyarakat. “Kemarin juga sudah lapor dengan dinas, distributor, dan pemasok, mereka siap untuk mengamankan Lebaran. Mudah-mudahan harga-harga bisa terkendali,” lanjutnya.
Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga memastikan ketersediaan dan harga pangan aman hingga memasuki Ramadan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi lonjakan harga maupun kelangkaan pangan. “Kita menjaga HET pangan, sekarang sampai bulan Ramadhan, sampai selesai. Dan HPP juga kita jaga. Kenapa? Alhamdulillah stok kita, pangan strategis, aman,” kata Amran.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Februari 2026, Kemenag Sidang Isbat 17 Februari
Ia mengungkapkan stok beras nasional saat ini mencapai 3,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah pada periode akhir tahun hingga Januari, sementara stok minyak goreng yang dikelola Bulog sekitar 700.000 ton. Untuk komoditas protein hewani, harga ayam justru berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sedangkan pasokan telur dan bawang merah disebut dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan Ramadan.
(nng)