Jangan Panik Hadapi Guncangan Pasar Kripto! Ini 5 Strategi Wajib Investor di Bear Market



loading…

Fase penurunan harga yang tidak terhindarkan dalam siklus pasar kripto, bear market sering kali menjadi momok menakutkan bagi investor pemula. Berikut 5 strategi wajib yang perlu diterapkan. Foto/Dok

JAKARTA – Fase penurunan harga yang tidak terhindarkan dalam siklus pasar kripto , bear market sering kali menjadi momok menakutkan bagi investor pemula . Namun bagi mereka yang sudah berpengalaman, justru melihatnya sebagai kesempatan.

Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi dari aplikasi PINTU , bear market adalah kondisi pasar saat harga aset turun signifikan dalam periode panjang. Berbeda dari koreksi jangka pendek, bear market biasanya berlangsung berbulan-bulan hingga lebih dari setahun dan disertai sentimen negatif yang meluas.

Secara umum, bear market biasanya terjadi setelah aset mencetak ATH yang kemudian disusul dengan adanya koreksi pasar karena telah mengalami reli yang panjang. Tekanan jual kemudian diperkuat juga oleh faktor lainnya seperti kondisi makroekonomi, kebijakan moneter, atau ketegangan geopolitik.

Baca Juga: Pintu dan ARKI Kolaborasi Tingkatkan Literasi Aset Kripto

Secara historis, pasar kripto dikenal memiliki siklus 4 tahunan yang erat kaitannya dengan terjadinya fase bull dan bear market. Siklus ini berpusat pada peristiwa bitcoin halving, berkurangnya reward yang diterima penambang Bitcoin sebesar 50% setiap empat tahun sekali.

ATH baru cenderung terbentuk sekitar 2 hingga 3 tahun setelah Bitcoin mencapai bottom siklus sebelumnya. Dalam rentang tersebut, pasar biasanya mengalami fase akumulasi atau pergerakan sideways yang kerap dimanfaatkan investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi.

Berikut 5 strategi wajib yang perlu diterapkan untuk bertahan dan tetap cuan di tengah bear market:

1. Sabar Dalam Mententukan Aset dan Target Harga Beli

Saat harga turun lebih dari 20%, kebanyakan investor yang baru masuk kripto langsung mengalami kepanikan dan menjual semua aset mereka. Investor yang telah melewati beberapa fase bear market kerap memiliki cara pandang yang berbeda. Mereka melihat bear market sebagai fase di mana aset-aset undervalue dapat diakumulasi.

Hal-hal yang Bisa Dilakukan, buat watchlist aset yang kamu yakini fundamentalnya. Lakukan ini di saat pasar mengalami penurunan maupun dalam fase tenang. Lihat bagaimana respon pergerakan harganya menyikapi penurunan harga Bitcoin. Aset yang mampu bertahan relatif lebih baik dari Bitcoin saat pasar melemah biasanya merupakan kandidat akumulasi yang menarik.

https://www.youtube.com/watch?v=H2tN

Tetapkan target harga beli berdasarkan analisis yang sudah kamu buat. Salah satu pendekatannya adalah mengidentifikasi area support historis sebagai zona pembelian aset, sehingga keputusan beli sudah terencana sebelum harga benar-benar sampai di sana.

2. Proteksi Modal

Prioritas utama di bear market adalah menjaga modal agar tidak tergerus dan mengambil keputusan yang didorong oleh bias yang menganggap penurunan aset adalah titik harga terendah sehingga mengalokasikan seluruh modalnya dalam 1 transaksi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *