
loading…
Perjalanan pengecekan infrastruktur kendaraan listrik langsung dilanjutkan menyusuri jalur Gilimanuk – Denpasar, koridor utama yang menghubungkan Bali Barat dengan Pulau Dewata. Foto/Dok
Pagi itu rombongan menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Jalur penyeberangan ini menjadi gerbang utama perjalanan kendaraan listrik dari Pulau Jawa menuju Bali .
Setibanya di Bali, perjalanan pengecekan infrastruktur kendaraan listrik langsung dilanjutkan menyusuri jalur Gilimanuk – Denpasar, koridor utama yang menghubungkan Bali Barat dengan pusat aktivitas pariwisata di Pulau Dewata. Baca Juga: PLN Siapkan SPKLU dan Posko Siaga 24 Jam di Jalur Jawa–Bali
Sejumlah titik SPKLU strategis disinggahi untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
SPKLU Anjungan Betutu Gilimanuk: Gerbang Pertama Infrastruktur EV di Bali
Titik pertama yang dikunjungi setelah rombongan tiba di Bali adalah SPKLU Anjungan Betutu Gilimanuk, lokasi yang berada tidak jauh dari Pelabuhan Gilimanuk. Tempat ini menjadi titik pengisian pertama bagi banyak pengguna kendaraan listrik yang baru saja menyeberang dari Jawa menuju Bali.
Selain menyediakan fasilitas pengisian kendaraan listrik, lokasi ini juga dilengkapi posko siaga dan area istirahat bagi pengguna EV. Di posko tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat sejenak sambil menunggu proses pengisian daya kendaraan mereka.
“Selain menyediakan SPKLU, kami juga menyediakan tempat istirahat bagi pemudik yang mungkin lelah di perjalanan. Di sini mereka bisa beristirahat sambil menunggu kendaraan selesai diisi,” jelas petugas di lokasi tersebut.
Fasilitas pengisian di Anjungan Betutu cukup lengkap. Tersedia charger berkapasitas 180 kW dengan dua nozzle yang dapat digunakan secara bersamaan oleh dua kendaraan listrik.
Baca Juga: 23 Ribu Mobil Listrik Dipakai Mudik, PLN Siapkan Ribuan SPKLU di Sumatera-Jawa-Bali