
loading…
Asosiasi serikat pekerja menilai lonjakan investasi menembus angka Rp1.931 triliun belum berbanding lurus dengan hak-hak para pekerja. Foto/Dok
Ketua ASPIRASI, Mirah Sumirat mengungkap, peningkatan investasi memang memberikan sinyal baik, terutama dalam menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Namun besarnya nilai investasi tersebut belum berdampak pada perlindungan dan kesejahteraan buruh.
Baca Juga: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Capai Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
“Angka besar investasi belum otomatis berbanding lurus dengan jaminan keamanan dan kesejahteraan pekerja,” kata Mirah saat dihubungi MNC Portal Indonesia pada Jumat (16/1/2026).
https://www.youtube.com/watch?v=ohmlLuBvq
Ia menyoroti masih maraknya ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di berbagai sektor, meskipun investasi terus meningkat. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa investasi yang masuk belum sepenuhnya berkualitas dan belum berorientasi pada penciptaan serta perlindungan lapangan kerja.