
loading…
Intercontinental Exchange, Inc. (ICE), operator bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), resmi melakukan investasi strategis di bursa aset digital OKX. FOTO/dok.SindoNews
“Hubungan strategis kami dengan OKX akan memperluas akses ritel global ke pasar teregulasi ICE yang terkemuka dan mempercepat rencana kami untuk menawarkan infrastruktur on-chain serta aset yang ditokenisasi kepada para investor Amerika Serikat,” ujar Ketua dan CEO ICE, Jeffrey C. Sprecher, dalam keterangan resminya, Jumat (6/3).
Baca Juga: OKX Tegaskan Keamanan Aset lewat Proof of Reserves Bulanan
Kemitraan ini mencakup empat pilar utama, di antaranya penyediaan akses saham Amerika Serikat (AS) yang ditokenisasi serta derivatif yang tercatat di NYSE bagi pengguna OKX. Rencananya, layanan yang memungkinkan investor bertransaksi saham menggunakan teknologi blockchain ini akan mulai diluncurkan pada semester kedua tahun 2026.
Selain investasi modal, ICE juga akan menduduki kursi di Dewan Direksi OKX guna menyelaraskan standar tata kelola dan manajemen risiko institusional. Kolaborasi ini turut mencakup lisensi harga spot mata uang kripto OKX untuk mendukung produk futures kripto baru milik ICE, serta pengembangan infrastruktur custody multi-chain generasi berikutnya.