
loading…
Pasar gas di seluruh dunia terguncang setelah ketegangan di Timur Tengah semakin memanas, dimana ada risiko terhambatnya pasokan melalui Selat Hormuz semakin tinggi. Foto/Dok
Gas acuan Eropa melonjak sekitar 50%, untuk mencetak kenaikan harian terbesar sejak Maret 2022 setelah sebagian besar kapal LNG berhenti melewati Selat Hormuz selama akhir pekan. Jalur air yang sempit di antara Iran dan Oman itu merupakan titik krusial bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas global.
Lonjakan ini diperparah oleh serangan drone di kompleks LNG utama QatarEnergy di Ras Laffan, yang memaksa produksi dihentikan. Selain itu pasar minyak mentah juga kembali naik, dengan Brent melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan karena eskalasi lebih lanjut membatasi aliran energi dari kawasan tersebut.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
Di seluruh Teluk, situs energi lainnya juga terkena dampak atau sementara ditutup, ketika produsen menghentikan sebagian operasi mereka sebagai tindakan pencegahan. Arab Saudi dilaporkan telah menghentikan aktivitas di kilang Ras Tanura menyusul serangan tersebut.