Evaluasi MBG Diperketat, 1.512 SPPG di Jawa Dihentikan Sementara



loading…

Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamerah, Jakarta, Senin (6/1/2025). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus berjalan disertai evaluasi di berbagai daerah. Pengawasan ketat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai menjadi faktor penting agar penyediaan makanan bagi penerima manfaat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan data evaluasi, jumlah 1.512 SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya tersebar di beberapa provinsi di wilayah II. Yakni DKI Jakarta sebanyak 50 unit; Banten 62 unit; Jawa Barat (Jabar) 350 unit; Jawa Tengah (Jateng) 54 unit; Jawa Timur (Jatim) 788 unit; dan DI Yogyakarta 208 unit,” ujar Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) Albertus Dony Dewantoro seperti dikutip, Jumat (13/3/2026).

Dony menjelaskan penghentian sementara operasional SPPG merupakan bagian dari upaya penataan layanan program MBG agar seluruh fasilitas operasional memenuhi standar kesehatan, sanitasi, dan tata kelola yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan BGN akan melakukan pendampingan serta verifikasi terhadap unit-unit yang terdampak agar dapat segera melengkapi berbagai persyaratan operasional yang diperlukan.

“Operasional SPPG yang dihentikan sementara akan dibuka kembali secara bertahap setelah seluruh persyaratan operasional dan standar yang ditetapkan telah dipenuhi,” jelas Dony.

Baca Juga: Peluncuran E-Learning dan Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG Perkuat Akuntabilitas Program MBG



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *