
loading…
Ekspor minyak mentah Arab Saudi mencatatkan level tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir. FOTO/Reuters
Data yang dirilis Joint Organizations Data Initiative (JODI) pada Kamis (18/12) mengungkapkan, peningkatan ekspor ini beriringan dengan kebijakan agresif pemotongan harga oleh Saudi Aramco untuk mempertahankan pangsa pasar. Langkah tersebut menjadikan minyak mentah Kerajaan lebih kompetitif di pasar Asia.
“Kenaikan ekspor ini secara substansial didorong oleh permintaan kuat dari China, yang secara konsisten meningkatkan alokasi impor minyak mentah Saudi,” tulis laporan BOE Report dikutip Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Minyak Iran Mengalir Deras ke China, Cetak Rekor Tertinggi 1,8 Juta Barel per Har
Diskon harga Arab Light menjadi daya tarik utama bagi pelanggan di Asia menjadi harga terendah dalam lima tahun sebagai faktor utama. Kilang-kilang penyuling di China, termasuk yang dioperasikan oleh PetroChina, Rongsheng Petrochemical, dan Shenghong Petrochemical, diproyeksikan menerima sekitar 1,6 juta bph minyak Saudi pada Januari 2025.