
loading…
Masyarakat terimpit kenaikan harga sembako hingga biaya sekolah. Pedagang memilah cabai rawit di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (19/12/2024). FOTO/Arif Julianto
IMK pada September 2025 tercatat di level 77,3, sedikit menurun 1,6 poin dari bulan sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh pelemahan Indeks Intensitas Menabung (IIM) sebesar 3,6 poin ke level 67,1.
Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono menjelaskan, pelemahan ini mencerminkan intensitas menabung konsumen yang melandai seiring dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada tahun akademik baru.
“Meski demikian, niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” kata Seto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Baca Juga: Fenomena Makan Tabungan Masih Berlanjut, Kelas Menengah Makin Terjepit Biaya Hidup