
loading…
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, Danantara secara selektif membidik emiten. Foto/Dok
Pandu mengutarakan, strategi tersebut sejalan dengan pergeseran preferensi investor yang kembali menitikberatkan kualitas fundamental di tengah ketidakpastian global. Ia menegaskan, bahwa perseroan tetap aktif berinvestasi dengan pendekatan berbasis fundamental dan jangka menengah hingga panjang.
“Sebagai market participant, Danantara Indonesia juga aktif berinvestasi di pasar dengan fokus pada perusahaan-perusahaan yang memiliki valuasi menarik, arus kas yang kuat, fundamental baik, serta likuiditas yang memadai,” ujarnya dalam pernyataan resminya.
Baca Juga: Danantara Bukan Tombol Ajaib, Mampukah Menahan Kejatuhan Pasar Modal?
Selain faktor fundamental, Danantara juga mencermati kualitas tata kelola perusahaan dan keterbukaan informasi sebagai bagian dari pertimbangan investasi. Pandu menekankan bahwa penguatan struktur pasar dan tata kelola menjadi prasyarat penting untuk memperdalam pasar dan menjaga kepercayaan investor.