
loading…
Kementerian Keuangan melaporkan realisasi pembayaran subsidi dan kompensasi hingga Oktober 2025. FOTO/dok.SindoNews
“Subsidi dibayarkan secara rutin setiap bulan, sementara kompensasi untuk tahun 2024 telah dilunasi, dan pembayaran kuartal I-2025 sudah dilakukan,” ujar Suahasil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga: Dirjen Migas Klaim Konsumsi BBM Subsidi Turun, Purbaya: Tunggu Tagihan Kompensasi dari Pertamina
Suahasil menambahkan, pembayaran kompensasi untuk kuartal II-2025 baru akan dilakukan pada November atau awal Desember, sehingga belum masuk dalam angka Rp315 triliun tersebut. Pada bidang energi, BBM bersubsidi telah tersalurkan 13.915 kiloliter, atau 72% dari target 19.410 kiloliter. Penyaluran LPG 3 kg mencapai 6,35 juta kilogram, atau 78% dari pagu 8,17 juta kilogram.
Sementara, subsidi listrik telah diterima 42,5 juta pelanggan, atau 101,1% dari target 41,3 juta pelanggan. “Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan sambungan listrik bersubsidi,” imbuh Suahasil.
Di sektor pertanian, penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 6,5 juta ton, atau 73% dari pagu 8,9 juta ton. Sedangkan subsidi perumahan melalui FLPP telah membiayai 172.100 unit rumah, atau 72% dari target 240.000 unit.