
loading…
Implementasi co-firing biomassa PLN IP berhasil menurunkan emisi hingga 1,26 juta ton emisi karbon pada 2025. FOTO/dok.SindoNews
“Produksi energi bersih berbasis biomassa sebesar 1.101,59 GWh ini merupakan bukti komitmen PLN Indonesia Power dalam mengakselerasi bauran energi hijau, sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga. Implementasi co-firing kami jalankan secara prudent, bertahap, dan berbasis manajemen risiko, sehingga proses dekarbonisasi tidak mengganggu stabilitas pasokan listrik nasional,” ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga: PLN IP Komitmen Optimalkan Energi Surya dengan Potensi 3.295 GW
Produksi energi tersebut dihasilkan melalui pemanfaatan 1.140.253 ton biomassa yang berasal dari berbagai limbah pertanian dan industri. Bahan baku yang digunakan antara lain serbuk kayu, cangkang sawit, pellet tandan kosong, sekam padi, woodchip, wood pellet, bonggol jagung, limbah racik uang kertas, hingga bahan bakar jumputan padat.
Pemanfaatan biomassa ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip ekonomi sirkular dengan mengonversi limbah menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Langkah tersebut sekaligus mendukung upaya pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil di sektor pembangkitan listrik.