
Penerima BSU mencairkan dananya di Kantorpos Bekasi, Rabu (9/7/2025). Total di Kota dan Kabupaten Bekasi ada 105.929 penerima BSU.
Dengan jam operasional yang diperpanjang dan layanan akhir pekan di sejumlah titik, PosIND menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. Apalagi tidak semua pekerja informal memiliki akses ke perbankan. Di sinilah kehadiran Kantorpos menjadi krusial dan sangat berarti.
Seperti pantauan di Kantorpos Bekasi. Sejak jam operasional dibuka, antrean rapi di kursi yang telah disediakan. Mereka yang datang dari berbagai latar belakang profesi, adalah pekerja di sektor formal yang masuk dalam daftar penerima BSU.
Di pojok ruang tunggu, Iis Risalina (29), seorang karyawan laundry, tampak mengusap peluh sambil menunggu namanya dipanggil. Ia datang dari Cikarang Timur bersama dua temannya. Iis menyampaikan rasa leganya saat mengetahui bisa mencairkan BSU tanpa harus punya rekening. “Saya tahu info BSU dari teman. Saya pikir enggak akan dapat karena kerja saya di tempat kecil. Ternyata nama saya ada. Rezeki banget. Saya mau pakai buat beli beras dan susu anak,” katanya penuh syukur, Rabu (9/7/2025).
Sementara itu, Siti Nuriani (45), pekerja jasa setrika keliling, mengaku sempat ragu datang ke Kantorpos karena merasa tidak tahu harus bagaimana. “Saya gaptek. Tapi petugasnya sabar banget. Dijelasin pelan-pelan. Saya cuma bawa KTP dan barcode dari anak saya. Alhamdulillah langsung cair,” katanya sambil tersenyum.
Lain lagi cerita Sorikhin (54), karyawan toko plastik di Tambun. Dengan tubuh lelah namun semangat menyala, ia mengungkapkan betapa bantuan ini sangat berarti. “Saya sudah puluhan tahun kerja tapi baru kali ini merasa benar-benar diperhatikan negara. Gaji saya masih UMR, tapi buat hidup sehari-hari aja kadang kurang. BSU ini seperti kabar baik yang datang di waktu tepat,” ungkapnya lirih.