
loading…
Media Gathering Subholding Upstream Pertamina 2026 di Malang, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
“PHE berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui optimalisasi aset eksisting, eksplorasi sumber daya baru, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan recovery rate,” ujar Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, dalam Media Gathering di Malang, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, penguatan fondasi energi domestik menjadi kunci penting di tengah disrupsi rantai pasok global. Saat ini, PHE mengelola sekitar 27% wilayah kerja migas di Indonesia dengan kontribusi 65% terhadap lifting minyak nasional dan 35% terhadap lifting gas.
Baca Juga: PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD
Sepanjang 2025, PHE mencatatkan produksi sebesar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), yang terdiri dari 557 ribu barel minyak per hari dan 2,8 miliar kaki kubik gas per hari. Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional.