Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Bendung Ekskalasi AS, Jalur Sutra Baru China Menembus Rusia Langsung ke Eropa



loading…

Jembatan kereta api Nizhneleninskoye-Tongjiang, jembatan kereta api pertama yang menghubungkan Rusia dan China. FOTO/Telegram/Russian Railways

JAKARTA – Pembangunan jalur kereta api dari China ke Kirgistan dan selanjutnya ke Uzbekistan dimulai. Proyek ini sebagai rute alternatif untuk Jalur Sutra Baru yang melewati Rusia, Belarusia, dan Polandia.

Dengan investasi ini, Beijing akan mendapatkan opsi pengiriman tambahan ke Eropa. Beijing sedang mempersiapkan berbagai skenario yang berkaitan dengan perang di Ukraina.

Salah satu skenario melibatkan keterlibatan langsung pasukan AS dan potensi perpecahan Federasi Rusia, seperti yang dicatat oleh surat kabar Polandia, Rzeczpospolita. Akibatnya, hal ini dapat menyebabkan Amerika lebih fokus pada China.

Investasi dalam jalur kereta api baru melalui Kirgistan dan Uzbekistan diharapkan dapat menawarkan lebih banyak alternatif untuk mengangkut barang ke Eropa sambil melewati wilayah Rusia. Rute seperti itu, sudah tersedia untuk China.

Proyek ini bertujuan untuk mendorong Eropa dalam menjaga netralitas jika terjadi eskalasi antara Beijing dan Washington dengan memperkuat hubungan ekonomi.

Rute CKU telah dibahas sejak 1990, namun baru setelah Rusia menginvasi Ukraina, negara-negara yang terlibat menandatangani perjanjian di Beijing pada 6 Juni 2024, berkomitmen untuk melakukan investasi, yang menantang di pegunungan tinggi Kirgistan Selatan, menurut laporan Rzeczpospolita.

Surat kabar tersebut juga menyatakan bahwa rute baru ini akan melewati Rusia dan memperpendek perjalanan dari China ke Eropa sekitar 560 mil. Akibatnya, waktu tempuh perjalanan akan berkurang sekitar delapan hari.

“Pemerintah China telah menyediakan pinjaman berbunga rendah sebesar USD2,35 miliar, yang akan menutupi setengah dari perkiraan biaya konstruksi yang mencapai USD4,7 miliar,” catat Rz.

(nng)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *