
loading…
Harga minyak mentah dunia melonjak hingga 13% pada awal pekan, setelah serangan intens antara AS dan Israel terhadap Iran. Konflik ini memicu kekhawatiran besar tentang terganggunya ekonomi global. Foto/Dok
Efeknya lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz telah terdampak berat karena serangan terus berlangsung di seluruh Timur Tengah. Seperti diketahui Selat Hormuz, jalur air antara Iran dan Oman mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dan gas global.
Jalur tersebut menjadi rentan untuk kapal tanker, dimana pengiriman sebagian besar berhenti akibat risiko serangan. Akibatnya minyak mentah Brent sempat melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan karena serangan tersebut menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik baru.
Baca Juga: Iran Diserang, OPEC+ Pertimbangkan Kenaikan Pasokan Minyak Lebih Besar
Harga minyak Brent melonjak ke posisi USD82 per barel di bursa ICE pada hari Senin kemarin, menandai level tertinggi 14 bulan. Akan tetapi sejak itu turun kembali ke kisaran USD79,5 per barel.