
loading…
Asosiasi pedagang meminta pemerintah turun tangan dalam upaya mengendalikan harga daging. FOTO/dok.SindoNews
Ketua Umum APDI Asnawi mengatakan, saat ini peran BUMN, yakni PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), masih sebatas fasilitator. Kondisi ini membuat tata niaga daging didominasi pihak swasta sehingga harga di pasar sulit dikendalikan.
“Kalau BUMN hanya jadi fasilitator, dampaknya tata niaga dikuasai oknum swasta. Mereka hanya menerima fee, sementara distribusi di lapangan tidak tertangani,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/8).
Baca Juga: Indonesia Masih Nego Tarif Trump, Minta Komoditas Kopi hingga Nikel Bebas Tarif ke AS
Menurut Asnawi, tingginya harga daging tidak semata disebabkan minimnya pasokan. Ia menilai stok sebenarnya melimpah, namun rantai distribusi dikendalikan segelintir pihak.