Amran Sebut Nilai Tambah Hilirisasi Kelapa, Gambir, dan CPO Bisa Tembus Rp15.000 Triliun



loading…

Pedagang menunjukkan kelapa tua kualitas terbaik di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan hilirisasi tiga komoditas strategis yakni kelapa, gambir, dan crude palm oil (CPO) berpotensi menghasilkan nilai tambah hingga Rp15.000 triliun bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, hilirisasi merupakan bagian dari kepemimpinan strategis untuk memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah agar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.

“Seluruh kekayaan kita dihilirisasi. Jangan ekspor mentah. Nilai tambahnya harus untuk rakyat,” ujarnya saat memberikan arahan pada Leadership Camp ASN Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran

Ia menjelaskan, pada komoditas kelapa, peluang hilirisasi semakin terbuka lebar seiring pergeseran pola konsumsi pangan global. Salah satunya terjadi di China, yang mulai beralih dari susu hewani seperti susu sapi dan kambing ke susu nabati berbasis kelapa atau coconut milk. “Ini coconut milk. Itu ada pergeseran pangan di China, itu dari susu sapi kambing bergeser ke susu yang dari kelapa. Ini nilainya ini total itu bisa potensi Rp5.000 triliun,” terang Amran.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *