
loading…
Dua asosiasi besar sektor pariwisata mengungkapkan ada tiga persoalan besar yang masih membebani pelaku usaha MICE dan event. Foto/Dok
Dua asosiasi besar sektor pariwisata itu juga mengapresiasi upaya pemerintah yang menerima pengaduan terkait hambatan yang terjadi di sektor swasta, termasuk sektor pariwisata, MICE, event, dan multievent.
Baca Juga: Pentingnya Pameran dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Menurut Ketua Umum DPP Incca, Iqbal Alan Abdullah, wisatawan MICE rata-rata membelanjakan 3-4 kali lebih banyak dibanding wisatawan biasa, dengan masa tinggal lebih lama. Lantaran itu Ia berharap gebrakan kebijakan yang dapat memberi kemudahan bagi iklim usaha di sektor ini.
Hal itu didasarkan bahwa industri MICE, event, dan multievent menjadi salah satu industri yang tumbuh cepat dengan rata-rata pertumbuhan industri MICE global berada pada kisaran 8-12% per tahun.
Iqbal menjelaskan, ada tiga persoalan besar yang masih membebani pelaku usaha MICE dan event. Pertama, skema pembayaran proyek pemerintah. Kegiatan MICE yang dibiayai APBN, APBD, BUMN, atau BUMD umumnya baru dibayarkan 100% setelah acara selesai, bahkan bisa molor hingga tiga bulan.