
loading…
Banyaknya bank yang bangkrut sejak awal tahun 2024 menjadi perhatian serius. FOTO/dok.SindoNews
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa OJK tidak dapat memprediksi secara pasti jumlah BPR yang akan bangkrut sepanjang tahun 2025. Hal ini karena industri perbankan masih sangat dinamis, dipengaruhi oleh upaya penyehatan dari pengurus bank maupun pengawas.
“Kami secara konsisten mendorong seluruh industri perbankan, terutama BPR, untuk menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang ketat,” ujar Dian dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Senin (4/8).
Baca Juga: Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Cek 22 Daftar Terbaru
Menurut Dian, penguatan tata kelola dan manajemen risiko harus dilengkapi dengan inovasi dan integritas yang tinggi. OJK juga menekankan pentingnya deteksi dini atas permasalahan bank serta pandangan ke depan (forward looking) untuk mengantisipasi risiko yang muncul.