
loading…
Pangeran Turki al-Faisal dari Arab Saudi menyinggung ambisi rezim Zionis Israel yang ingin wujudkan Israel Raya yang mencakup Sungai Nil hingga Sungai Eufrat. Foto/Arab News
Itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan The National. Menurutnya, Riyadh berupaya mempromosikan rezim stabilitas dan pembangunan, bukan gejolak dan perkembangan negatif yang terjadi di masa lalu.
“Kita melihat Israel, misalnya, secara terbuka menyatakan bahwa mereka ingin mengembangkan apa yang mereka sebut ‘Israel Raya’ dari sungai ke sungai, dari Nil hingga Eufrat,” kata Pangeran Turki al-Faisal.
Baca Juga: Mengapa Iran Sangat Sulit Ditaklukkan Meski Dikeroyok AS dan Israel? Ini Analisisnya
“Iran, tentu saja, memiliki ambisinya sendiri. Ada juga kekuatan luar, Amerika Serikat, China, Rusia, Eropa, dan lainnya. Kawasan kita selalu dipandang sebagai hadiah bagi mereka yang bercita-cita untuk menguasainya,” papar mantan kepala intelijen Arab Saudi tersebut, yang dikutip Israel Hayom, Senin (16/2/2026).
Di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, Pangeran Turki al-Faisal juga mempertanyakan kemampuan Washington untuk bertindak di Gaza tanpa dukungan kelembagaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).