Zelensky Kesal Seluruh Pembangkit Listrik Ukraina Diserang Rusia, Sebut Putin Budak Perang



loading…

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebut Presiden Rusia Vladimir Putin budak perang. Foto/X @ZelenskyyUa

MUNICH – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, menyampaikan kekesalannya atas serangan Rusia yang menargetkan seluruh pembangkit listrik di negaranya. Dia kemudian mengecam Presiden Vladimir Putin sebagai “budak perang”.

Zelensky juga menarik paralel antara perundingan Rusia-Ukraina saat ini tentang konsesi teritorial dan Perjanjian Munich 1938, ketika diktator Nazi Jerman Adolf Hitler memaksa konsesi teritorial dari kekuatan Eropa—setahun sebelum Perang Dunia II.

Zelensky berbicara beberapa hari sebelum peringatan keempat invasi Moskow, yang telah menewaskan ratusan ribu orang, menghancurkan Ukraina timur dan memaksa jutaan orang mengungsi.

Baca Juga: Bos NATO Ledek Rusia Siput yang Lambat, Moskow Ejek Balik Sekutu

Kyiv dan sekutu Barat-nya menuduh Moskow sengaja membekukan penduduk Ukraina dengan serangannya terhadap jaringan energi.

“Tidak ada satu pun pembangkit listrik di Ukraina yang tidak rusak akibat serangan Rusia,” kata Zelensky. “Tidak satu pun,” katanya lagi, seperti dikutip dari AFP, Minggu (15/2/2026).

“Namun kami masih menghasilkan listrik,” imbuh dia, seraya memuji ribuan pekerja yang memperbaiki pembangkit listrik.

Sekali lagi, dia meminta Barat untuk mengirimkan sistem pertahanan udara ke Ukraina lebih cepat.

Mengenai Putin, yang melancarkan perang pada Februari 2022, Zelensky mengatakan: “Dia mungkin menganggap dirinya sebagai tsar, tetapi pada kenyataannya dia adalah budak perang.”



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *