Warga Palestina Pertaruhkan Nyawa Mereka Seberangi Tembok Pemisah untuk Mencapai Yerusalem



loading…

Warga Palestina melintasi dinding pemisah di Yerusalem. Foto/new york post

YERUSALEM – Warga Tepi Barat terlihat pada hari Minggu, 28 Desember, memanjat tembok pemisah di dekat kota Ram, Palestina, di utara Yerusalem Timur yang diduduki. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka dengan mengambil rute berbahaya dalam upaya mencapai kota Yerusalem.

Upaya tersebut menimbulkan risiko yang mengancam jiwa, termasuk kemungkinan jatuh dari ketinggian dan mengalami cedera parah, serta bahaya tembakan tentara Israel sewaktu-waktu.

Warga di daerah tersebut mengatakan penyeberangan ini meningkat karena memburuknya kondisi ekonomi dan terbatasnya peluang kerja di Tepi Barat.

Setelah pecahnya Intifada Al-Aqsa pada tahun 2000, Israel mulai membangun Tembok Pemisah pada tahun 2002, dengan alasan “keamanan”, di sepanjang perbatasan antara Tepi Barat yang diduduki dan Israel.

Akibat tembok tersebut, hampir tiga juta warga Palestina di Tepi Barat tidak dapat mengakses Yerusalem Timur yang diduduki atau Israel secara bebas.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *