
loading…
Ukraina akan disuplai senjata nuklir, Rusia marah besar. Foto/X
Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menuduh pendukung Eropa Kiev pada hari Selasa secara terbuka memprioritaskan “kekalahan strategis” Moskow sambil menggagalkan prospek perdamaian di Ukraina.
Utusan tersebut menunjuk pada pernyataan darurat yang dikeluarkan sebelumnya oleh Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), yang menuduh bahwa Inggris dan Prancis sedang mempertimbangkan transfer komponen, teknologi, atau peralatan yang memungkinkan Kiev untuk mengembangkan perangkat nuklir atau “bom kotor.”
“Rencana semacam itu bukan hanya tidak bertanggung jawab dan berbahaya, tetapi juga pelanggaran langsung terhadap Pasal I Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Itulah mengapa para pelaku aksi ini berusaha menggambarkan perolehan senjata nuklir Kiev sebagai pengembangan Ukraina sendiri,” kata Nebenzia, dilansir RT.
Nebenzia mengatakan Moskow memandang dugaan rencana tersebut sebagai bukti bahwa para pemimpin Inggris dan Prancis, yang dikesampingkan dari proses penyelesaian Ukraina yang dipimpin AS, telah “benar-benar kehilangan kontak dengan realitas.”
“Rusia memiliki semua sarana yang diperlukan untuk menanggapi perkembangan tersebut. Namun, kami berharap masih ada cukup banyak orang yang waras dan masuk akal di London dan Paris yang mampu menahan para pemimpin mereka dari langkah-langkah yang tidak tepat tersebut,” tambahnya.