
loading…
Pihak Uni Emirat Arab kritik keras Wahhabisme, menandai semakin dalamnya perseteruan dengan Arab Saudi. Foto/Le Monde
Kritik tersebut dilontarkan penasihat senior Presiden UEA Mohammed bin Zayed (MbZ), Abdulkhaleq Abdulla.
Abdulla, yang juga dikenal sebagai akademisi terkemuka Emirat, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa Wahhabisme kembali bangkit.
Baca Juga: Senator AS: Mohammed bin Salman Harus Hentikan Perseteruan Arab Saudi dengan UEA
“Wahhabisme kembali bangkit dari sumbernya, sekarang secara terbuka menargetkan model moderasi dan toleransi UEA,” tulis Abdulla.
“Retorika terkoordinasi di media sosial dan media yang terkait dengan negara melegitimasi ekstremisme dan menciptakan ruang bagi ISIS, al-Qaeda, Ikhwanul Muslimin, dan narasi anti-Barat dan anti-Semit,” lanjut dia, seperti dikutip dari The New Arab, Kamis (19/2/2026).
Serangan langsung yang tidak biasa ini terhadap arus keagamaan utama Arab Saudi menandai salah satu kritik publik paling tajam terhadap Riyadh oleh seorang tokoh yang sering dikaitkan di media dengan kepemimpinan Emirat.