
loading…
(Dari kiri ke kanan) Menlu Mesir Badr Abdelatty, Menlu Turki Hakan Fidan, Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, dan Menlu Pakistan Mohammad Ishaq Dar dalam foto yang diambil pada 19 Maret 2026 di Riyadh. Foto/mee
Sejak tahun lalu, Turki telah berupaya mencapai pakta keamanan dengan Pakistan dan Arab Saudi. Awal tahun ini, seorang menteri Pakistan mengatakan kesepakatan semacam itu telah direncanakan selama hampir setahun.
Sumber-sumber Turki yang mengetahui masalah ini sebelumnya mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Ankara juga mencoba melibatkan Mesir dalam kesepakatan tersebut.
Sumber-sumber tersebut mengatakan perjanjian tersebut tidak akan mencerminkan jaminan dan komitmen NATO, tetapi akan berfungsi sebagai platform keamanan untuk memungkinkan kerja sama yang lebih besar dalam industri pertahanan dan masalah pertahanan yang lebih luas.
“Kami sedang menjajaki bagaimana, sebagai negara-negara dengan tingkat pengaruh tertentu di kawasan ini, kami dapat menggabungkan kekuatan kami untuk menyelesaikan masalah,” kata Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada hari Sabtu (21/3/2026).
Dia menjelaskan, “Yang terpenting, sejak lama kami telah mengatakan negara-negara di kawasan ini harus bersatu, mengadakan diskusi, dan mengembangkan ide-ide. Kami menekankan kepemilikan regional.”