
loading…
Drone MQ-9 Reaper buatan AS. Foto/wikipedia
Indonesia menyetujui sejumlah besar syarat yang diajukan Amerika Serikat selama pembicaraan perdagangan, termasuk rencana mengimpor bahan bakar dari AS alih-alih Singapura, kata laporan itu pada hari Rabu. Namun, Indonesia menolak ketentuan yang melanggar konstitusinya, termasuk tuntutan untuk membeli drone AS untuk pengawasan di Laut China Selatan, tambah laporan itu.
Menurut surat kabar tersebut, kedua pihak hampir mencapai kesepakatan untuk mengurangi tarif AS dari 32% menjadi 19%. Indonesia dilaporkan bermaksud melonggarkan pembatasan impor mobil Amerika dan menghilangkan hambatan terhadap pasokan peralatan teknologi dan medis dari AS.
Diskusi antara kedua pihak sedang berlangsung dan saat ini berfokus pada penyelesaian perjanjian dan penyelesaian masalah administratif, demikian laporan tersebut.
Sementara itu, pada Juli tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mulai mengirimkan surat perdagangan ke negara-negara asing, yang menguraikan tarif impor ke AS. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia dikenakan tarif 32%, Thailand dan Kamboja menghadapi tarif 36%, sementara Malaysia akan membayar tarif 25%.