
loading…
Iran mendesak Kerajaan Arab Saudi untuk mengusir pasukan Amerika Serikat. Foto/US Air Forces Central
“Iran menghormati Kerajaan Arab Saudi dan menganggapnya sebagai negara saudara,” kata tulis Araghchi di X, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Iran Merudal Pesawat Mata-mata AS hingga Hancur Total, Ini Penampakannya
“Operasi kami ditujukan kepada agresor musuh yang tidak menghormati orang Arab atau Iran, dan tidak dapat memberikan keamanan apa pun…Lihat saja apa yang kami lakukan terhadap komando udara mereka. Sudah saatnya mengusir pasukan AS,” lanjut Araghchi, yang mengunggah pesawat komando dan kontrol E-3 Sentry AS yang hancur di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa sebuah pesawat komando dan kontrol E-3 Sentry AWACS Angkatan Udara AS telah hancur 100% dalam serangan rudal dan drone Iran di Pangkalan Udara Prince Sultan.
Menurut IRGC pada hari Minggu, E-3—yang juga dikenal sebagai pesawat mata-mata—terkena serangan bersama beberapa pesawat AS lainnya selama serangan hari Jumat di pangkalan tersebut, yang terletak sekitar 96 km (60 mil) tenggara Riyadh.