Siapa yang Beri Anda Izin Ubah Wilayah Kami Jadi Medan Perang?



loading…

Miliarder Uni Emirat Arab Khalaf Al Habtoor menulis surat terbuka kepada Presiden AS Donald Trump, mempertanyakan wewenangnya untuk menyeret negara-negara Timur Tengah ke dalam perang dengan Iran. Foto/Al Habtoor Group

ABU DHABI – Miliarder Uni Emirat Arab (UEA) Khalaf Al Habtoor telah menulis surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mempertanyakan wewenangnya untuk menyeret negara-negara Teluk dan Timur Tengah ke dalam konflik militer yang sedang berlangsung dengan Iran.

Pendiri Al Habtoor Group ini mengajukan pertanyaan dalam surat terbuka tersebut, yang ditulis dalam bahasa Arab dan dibagikan di platform media sosial X pada hari Kamis, menanyakan kepada Trump apakah itu sepenuhnya keputusannya untuk berperang atau apakah dia dipengaruhi oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Baca Juga: Mata Uangnya Runtuh, Ini Cara Cerdas Iran Danai Perang Melawan AS-Israel

Seperti diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2/2026), menargetkan kepemimpinan dan infrastruktur militernya. Setelah serangan AS-Israel, Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap UEA dan negara-negara Teluk lainnya dengan klaim menargetkan pangkalan militer Amerika.

UEA dan negara-negara tetangganya telah menyerukan kepada semua pihak untuk mengakhiri konflik dan terlibat dalam pembicaraan damai.

“Anda telah menempatkan Dewan Kerja Sama Teluk dan negara-negara Arab di tengah bahaya yang tidak mereka pilih. Syukurlah, kami kuat dan mampu membela diri. Kami memiliki tentara dan pertahanan yang melindungi tanah air kami,” tulis miliarder tersebut dalam surat terbukanya.

“Namun pertanyaannya tetap: Siapa yang memberi Anda izin untuk mengubah wilayah kami menjadi medan perang?” lanjut Al Habtoor.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *