Sebulan Bisa Produksi 5.000 Drone, Iran Terus Mengulur Waktu Berperang



loading…

Sebulan bisa produksi 5.000 drone, Iran terus mengulur waktu perang. Foto/X/@ChhinaArmy

TEHERANIran mempersiapkan diri untuk perang yang panjang, tidak seperti Amerika Serikat, kata Ali Larijani, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara Timur Tengah itu.

Larijani mengulangi apa yang telah dikatakan oleh para pejabat Republik Islam lainnya sejak konflik militer dimulai: “Kami akan membela diri, apa pun risikonya.”

Sebulan Bisa Produksi 5.000 Drone, Iran Terus Mengulur Waktu Berperang

1. Iran Melancarkan Serangan secara Acak

Sejak 28 Februari, AS dan Israel telah melakukan serangan militer besar-besaran yang terkoordinasi terhadap Iran, khususnya menargetkan para pemimpin Iran serta fasilitas militer dan pemerintah lainnya.

Meskipun beberapa pejabat tinggi Iran telah tewas, rezim teokrasi Islam tetap utuh hingga saat ini.

Dan Teheran telah merespons dengan meluncurkan rudal dan drone ke target di Israel dan di negara-negara Teluk Persia tetangga, termasuk pangkalan AS di seluruh wilayah tersebut.

Uni Emirat Arab mengatakan bahwa hanya mereka yang telah menjadi sasaran ratusan roket dan drone Iran dalam beberapa hari terakhir.

Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS, mengatakan bahwa Iran telah menembakkan lebih dari 500 rudal balistik dan lebih dari 2.000 drone. Ia menuduh Teheran menyerang warga sipil tanpa pandang bulu dalam proses tersebut.

“Kita tidak tahu persis berapa banyak rudal balistik dan drone yang sebenarnya dimiliki Iran,” kata seorang ahli senjata, yang meminta namanya dirahasiakan, kepada DW.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *