
loading…
Rusia siap menolong Venezuela saat kapal induk Amerika Serikat beroperasi di Laut Karibia. Foto/Gazeta Express
“[Rusia] siap untuk bertindak sepenuhnya dalam kerangka kewajiban yang disepakati bersama dalam perjanjian ini dengan sahabat-sahabat Venezuela kami,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian kemitraan strategis kedua negara yang diteken pada Mei lalu.
Meskipun kemitraan tersebut belum berlaku, Lavrov mengindikasikan bahwa hal itu “hampir terwujud”.
Baca Juga: AS Luncurkan Operasi Militer Baru, Situasi Sudah di Ambang Perang dengan Venezuela
Tiga bulan setelah penandatanganannya, Venezuela meresmikan fasilitas untuk memproduksi amunisi Kalashnikov, dan bulan lalu, sebuah pesawat kargo Rusia yang disanksi Barat dan dikenal karena mengirimkan material pertahanan mendarat di Venezuela.
“Sekarang sudah pada tahap akhir ratifikasi. Ini menyatakan perlunya melanjutkan kerja sama keamanan kita, termasuk kerja sama militer-teknis,” katanya.
Alexei Zhuravlev, anggota Komite Pertahanan Parlemen Rusia, menyatakan tidak ada yang menghalangi Moskow untuk memberikan “perkembangan baru” kepada Venezuela.
“Kami memasok negara ini dengan hampir seluruh jenis senjata, mulai dari senjata ringan hingga pesawat terbang…Amerika Serikat mungkin akan mendapatkan beberapa kejutan,” katanya.