PNS Malaysia akan Bekerja dari Rumah untuk Pangkas Biaya Energi, Harga Minyak Naik Usai Pidato Trump



loading…

Pompa BBM di Malaysia. Foto/nst

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim menyatakan arahan baru untuk bekerja dari rumah bagi para pegawai negeri sipil (PNS) Malaysia di seluruh kementerian pemerintah, lembaga, dan perusahaan terkait pemerintah akan berlaku mulai 15 April. Keputusan itu muncul seiring perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel yang mengganggu jalur pengiriman minyak.

“Tujuannya adalah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan memastikan keberlanjutan pasokan energi,” kata PM dalam pernyataan tadi malam.

Rincian lebih lanjut tentang kebijakan tersebut akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang, menurut Anwar.

Dia menambahkan perusahaan minyak negara Petronas dan lainnya saat ini sedang berupaya mengamankan pasokan bahan bakar dan listrik.

Malaysia juga menghabiskan hampir USD1 miliar subsidi bulanan dalam upaya menjaga harga bahan bakar tetap rendah.

Sementara itu, harga minyak melonjak lebih dari empat dolar setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan melanjutkan serangannya terhadap Iran, termasuk target energi dan minyak, dalam beberapa minggu mendatang, tanpa menetapkan jangka waktu yang jelas untuk mengakhiri perang.

Harga minyak mentah Brent naik USD4,88, atau 4,8 persen, menjadi USD106,04 per barel pada pukul 2 pagi GMT.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *