Momen Bersejarah, Presiden Brasil Cium Kepala Presiden Kolombia setelah Sebut Israel Nazi Baru di PBB



loading…

Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, mencium kepala Presiden Kolombia, Gustavo Petro. Foto/roya news

NEW YORK – Momen bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya terjadi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, mencium kepala Presiden Kolombia, Gustavo Petro, setelah pidatonya di Majelis Umum.

Dalam pidatonya, Presiden Kolombia, Petro, menyampaikan pernyataan tegas terkait konflik di Gaza, menyebut ‘Israel’ sebagai “Nazi” dan menyerukan pembentukan pasukan militer internasional yang terdiri dari negara-negara Asia untuk membebaskan Palestina.

Ia juga memerintahkan agar tidak ada kapal yang membawa senjata ke ‘Israel’ diizinkan lewat.

Sikap Lula secara luas dipandang sebagai perwujudan solidaritas dan dukungan yang luar biasa terhadap pernyataan pemimpin Kolombia tersebut, yang menarik perhatian signifikan dari media internasional dan delegasi di PBB.

Pernyataan Presiden Petro, yang merupakan bagian dari pembelaannya yang terus terang dan berkelanjutan terhadap Palestina, telah menuai kecaman tajam dari Amerika Serikat dan kelompok-kelompok advokasi Yahudi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *