Mengapa Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah bukan Teatrikal, tapi Manuver?



loading…

Iran sebut kapal perang AS di Timur Tengan bukan teatrikal, tapi bermanuver. Foto/X

TEHERAN – Seorang komandan militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, menepis peningkatan kapal perang dan jet tempur AS di kawasan Timur Tengah selama beberapa minggu terakhir di tengah ketegangan atas program nuklir sipil Teheran sebagai “teatrikal.”

Dia menyatakan bahwa Pemimpin Revolusi Islam telah menanggapi manuver yang berlebihan tersebut dengan tegas.

Mengapa Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah bukan Teatrikal, tapi Manuver?

1. Militer Jadi Alat Propaganda AS

“Bangsa kita sangat tahu bahwa kapal dan persenjataan lain yang sekarang ditempatkan di Teluk Persia dan perairan Laut Oman telah berlayar di berbagai bagian dunia selama bertahun-tahun,” kata Wakil Inspektur Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, pada hari Minggu, dilansir Press TV.

Ia menambahkan bahwa pengerahan kapal di wilayah tersebut telah memasuki fase propaganda, dan tanggapan terhadap langkah teatrikal tersebut telah diberikan dengan baik oleh Ayatollah Seyed Ali Khamenei, yang baru-baru ini mengatakan bahwa “Tentu saja kapal induk adalah alat yang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada kapal induk adalah senjata yang dapat menenggelamkannya ke dasar laut.”

2. Barat dan Zionis Jadi Tumor Ganas di Timur Tengah

Komandan senior tersebut kemudian mengingat kegagalan musuh-musuh Republik Islam selama 47 tahun terakhir.

“Kami berharap para penghasut perang jahat seperti Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, dan rezim Zionis pada akhirnya akan berakhir sebagai tumor ganas di kawasan Timur Tengah,” kata Brigadir Jenderal Asadi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *