
loading…
Minyak mentah berat Venezuela. Foto/sweetcrudereports.com
Minyak mentah, yang diproduksi sekitar 100 negara, hadir dalam ratusan varietas yang berbeda berdasarkan viskositas dan kandungan sulfur.
Meskipun semua jenis minyak mentah berharga, sifat-sifatnya yang berbeda membuat jenis tertentu lebih dicari di beberapa pasar daripada yang lain.
Apa Perbedaan antara Jenis Minyak ‘Berat’ dan ‘Ringan’?
Minyak mentah diklasifikasikan sebagai “berat” atau “ringan” berdasarkan viskositasnya, atau “gravitasi”.
Minyak mentah juga diklasifikasikan berdasarkan kandungan sulfur, dengan jenis sulfur tinggi disebut “asam” dan jenis sulfur rendah disebut “manis”.
Jenis minyak mentah yang berat dan asam lebih sulit dan mahal untuk dimurnikan menjadi produk minyak bumi seperti bensin, solar, minyak tanah, dan bahan bakar jet.
Secara umum, minyak mentah yang lebih ringan dan lebih manis memiliki harga yang lebih tinggi.
Beberapa negara dan wilayah terutama memproduksi jenis minyak tertentu.
Kanada terutama memproduksi minyak mentah berat dan asam, misalnya, sementara varietas Afrika cenderung lebih ringan dan lebih manis.
Varietas ringan dan manis yang populer termasuk Arabian Super Light dari Arab Saudi, South Pars Condensate dari Iran, Tapis Blend dari Malaysia, dan Cossack dari Australia.
Di antara varietas berat dan asam yang paling banyak diperdagangkan adalah Shengli dari Tiongkok, Kraken dari Inggris, Basra Heavy dari Irak, dan Soroosh dari Iran.
Jenis Minyak Apa yang Dimiliki Venezuela?
Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, dengan perkiraan 303 miliar barel.