
loading…
Kapten Juan Escalona, bodyguard Nicolas Maduro yang diangkat jadi menteri di kabinet baru Venezuela. Foto/via NDTV
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, pada hari Senin menunjuk Escalona sebagai menteri kantor kepresidenan. Tugas menteri tersebut mengelola agenda pemimpin dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga negara.
Baca Juga: AS Gunakan Senjata Misterius saat Culik Maduro, Bikin Tentara Venezuela Muntah Darah
Escalona bukan bodyguard sembarangan. Dia dulunya adalah ajudan Hugo Chavez, pemimpin Venezuela sebelum Maduro. Setelah kematian Chavez, Escalona menjadi bagian dari tim keamanan Maduro hingga Maduro diculik pasukan khusus AS bersama istrinya; Cilia Flores.
Operasi militer AS di Caracas telah menewaskan sekitar 55 anggota tim keamanan Maduro, termasuk 32 warga Kuba yang melindunginya berdasarkan kesepakatan dengan sekutu Venezuela di Havana.
Kehadiran Escalona pada rapat kabinet pertama Rodriguez pekan lalu membantah rumor bahwa dia telah meninggal dalam serangan AS.
Beberapa pendukung Maduro menuduh bahwa pemimpin sosialis itu telah dikhianati oleh sekutu dekatnya.
Pengangkatan Escalona sebagai menteri termasuk di antara perubahan awal dalam pemerintahan Rodriguez yang berada di bawah tekanan Washington untuk menegosiasikan akses AS ke minyak Venezuela.
Rodriguez juga mengganti kepala pengawal presiden, yang memimpin unit kontra intelijen yang ditakuti, dan menunjuk seorang menteri ekonomi baru.
Perwira militer lainnya, Anibal Coronado, diangkat sebagai menteri lingkungan hidup.
Melalui Telegram, Rodriguez mengumumkan pengangkatan Escalona sebagai menteri. Dia memuji kesetiaan dan pengalaman Escalona.
Maduro dan Flores saat ini berada di penjara New York. Pasangan tersebut menghadapi persidangan atas tuduhan perdagangan narkoba yang telah mereka bantah.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim dirinya “bertanggung jawab” atas Venezuela dan akan bekerja sama dengan Rodriguez, serta mengisyaratkan kemungkinan pertemuan dengannya.